image 33

Ampas Tebu

Dengan teknologi yang ramah ingkungan, dan proses pemurnian yang mutakhir menghasilkan Ampas Tebu berkualitas. Kami menghadirkan Ampas Tebu untuk dimanfaatkan pada berbagai sektor industri.

Bagikan Produk:

Ampas tebu adalah suatu residu dari proses penggilingan tanaman tebu (saccharum oficinarum) setelah diekstrak atau dikeluarkan niranya pada proses pemurnian gula. Sehingga diperoleh hasil produksi dalam jumlah besar terkait produk limbah berserat yang dikenal sebagai ampas tebu (bagasse).

Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan gula kristal adalah tebu (Sacharum Officinarum) yang dapat tumbuh di daerah sawah, lahan, daerah beriklim tropis, dan subtropis. Tanaman tebu yang akan diproses adalah bagian batang yang mengandung gula (Sukrosa). Nilai rendemen tebu merupakan faktor penting dalam pembuatan gula. Semakin besar rendemen, maka semakin banyak gula yang dihasilkan.

Faktor-faktor yang memengaruhi rendeman tebu adalah kondisi tanah, iklim, curah hujan, ketinggian tempat, varietas, pemeliharaan tanaman, pengangkutan, dan penanganan sebelum giling.

Tanaman tebu diklasifikasikan sebagai:

  • Family: Gramineae
  • Sub Family: Andropagane
  • Genus: Saccharum
  • Species: Saccharum Officinarum

Gula sukrosa merupakan karbohidrat yang termasuk disakarida. Sukrosa dihasilkan dari sintesa biokimia antara 2 buah monosakarida yaitu D-Glukosa dan D-Fruktosa.

Monosakarida pembentuk sukrosa tersebut dihasilkan dari proses fotosintesis gas CO2 dan H20 dengan bantuan sinar matahari. Pengawan dan persediaan bahan baku ditangani oleh bagian tanaman seksi tebang angkut.

Untuk mengontrol mutu tebangan, pabrik menetapkan bahwa tebu yang boleh masuk untuk digiling harus memenuhi syarat MBS:

  1. M : Manis, tebu harus sudah masak atau tua.
  2. B : Bersih, hasil tebang yang dikirim ke pabrik harus bersih dari kotoran (Slamper, pucukan, akar, tanah dan lain-lain).
  3. S : Segar, jangka waktu tebu tertebang sampai masuk gilingan kurang dari 36 jam.

Berikut merupakan proses pembuatan ampas tebu:

  1. Pemerasan Tebu: Proses pertama adalah memeras tebu untuk menghasilkan tetes tebu. Kemudian, gunakan mesin pemeras tebu untuk memudahkan proses ini. Potong tebu menjadi potongan-potongan kecil dan masukkan ke dalam mesin pemeras. Tekan tebu hingga cairan manisnya keluar.

  2. Penyaringan Cairan: Setelah memeras tebu, saring cairan tebu menggunakan kain bersih atau saringan halus untuk memisahkan ampas dari cairan tebu yang sudah dihasilkan.

  3. Pengeringan (opsional): Jika ingin mengeringkan ampas tebu untuk digunakan sebagai bahan bakar atau sebagai bahan kompos, dapat juga menyebarkannya secara merata di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Biarkan ampas tebu mengering sepenuhnya sebelum digunakan.

  4. Penggunaan sebagai Pakan Ternak: Ampas tebu yang masih segar dapat digunakan sebagai pakan ternak. Ampas tebu mengandung serat dan nutrisi yang dapat bermanfaat bagi hewan ternak seperti sapi atau kambing. Pastikan untuk memberikan ampas tebu dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis ternak yang Anda miliki.

  5. Penggunaan sebagai Bahan Kompos: Ampas tebu juga bisa digunakan sebagai bahan kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Campurkan ampas tebu dengan bahan organik lainnya seperti daun kering, jerami, atau sisa-sisa tanaman lainnya. Biarkan campuran tersebut terurai secara alami untuk membentuk kompos yang kaya akan nutrisi.

  6. Penggunaan sebagai Bahan Bakar: Jika mengeringkan ampas tebu, maka juga dapat menggunakannya sebagai bahan bakar alternatif. Ampas tebu kering dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak atau pemanas. Pastikan untuk menyimpan ampas tebu kering di tempat yang aman dan kering.

PT Kebon Agung telah menyesuaikan proses penanganan limbah untuk ampas tebu. Berikut ada hasil proses penanganan yang dilakukan. 

1. Limbah Padat

Ampas adalah hasil akhir dari Stasiun Gilingan. Ampas yang dihasilkan sekitar 35-45% dari berat tebu yang digiling. Ampas kaya serat selulosa sekitar 50%, zat lilin, zat lignin dan pectin. Ampas yang dihasilkan setelah mengalami pengeringan dimasukan ke dalam ketel sebagai bahan bakar. Sebagai dijual untuk industri kerta dan medium penumbuh jamur.

Pertanyaan yang Sering diajukan

Untuk saat ini, kami hanya memasarkan produk untuk target pasar di wilayah Indonesia saja. Apabila terdapat proses pemesanan produksi untuk negara lain, silakan menghubungi tim marketing kami.

Proses pemesanan dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang tersedia pada halaman kontak website. Silakan tunggu pesan balasan dari tim kami.

Terkait dengan proses distribusi gula, kami dapat menyediakan beberapa armada untuk membantu distribusi produk kepada konsumen dan mitra bisnis.

Tidak ada batasan minimal pembelian untuk setiap produk yang kami tawarkan, selama persediaan stok dari gudang kami masih tersedia.

Estimasi waktu proses produksi hingga pengiriman gula dari perusahaan akan menargetkan sesuai dengan berapa banyak tebu yang diolah, serta lokasi pengiriman gula hingga menuju pabrik atau konsumen.