pellet

Pellet Tebu

Pellet tebu sebagai produk turunan terbuat dari ampas tebu. Ampas tebu, limbah dari proses produksi gula, diolah menjadi partikel-partikel kecil, dikeringkan, dan kemudian dipadatkan menjadi pellet.

Bagikan Produk:

Pelet tebu adalah bahan bakar biomassa padat yang terbuat dari ampas tebu yang telah diproses menjadi bentuk pelet. Ampas tebu, limbah dari proses produksi gula, diolah menjadi partikel-partikel kecil, dikeringkan, dan kemudian dipadatkan menjadi pelet. Pelet tebu ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar fosil, terutama untuk keperluan industri dan pembangkit listrik.

Pelet tebu dibuat dari ampas tebu (bagasse), yaitu serat yang tersisa setelah sari tebu diekstrak. 

Ampas tebu dikeringkan untuk mengurangi kadar airnya, kemudian digiling menjadi partikel-partikel kecil dan dipadatkan menjadi pelet

Pelet tebu memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Ramah lingkungan: Penggunaan pelet tebu dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan emisi gas rumah kaca. 
     
  • Nilai kalor tinggi: Pelet tebu memiliki nilai kalor yang cukup tinggi, sehingga efektif sebagai sumber energi. 
     
  • Ketersediaan: Ampas tebu sebagai bahan baku melimpah, terutama di daerah penghasil gula. 

Pertanyaan yang Sering diajukan

Untuk saat ini, kami hanya memasarkan produk untuk target pasar di wilayah Indonesia saja. Apabila terdapat proses pemesanan produksi untuk negara lain, silakan menghubungi tim marketing kami.

Proses pemesanan dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang tersedia pada halaman kontak website. Silakan tunggu pesan balasan dari tim kami.

Terkait dengan proses distribusi gula, kami dapat menyediakan beberapa armada untuk membantu distribusi produk kepada konsumen dan mitra bisnis.

Tidak ada batasan minimal pembelian untuk setiap produk yang kami tawarkan, selama persediaan stok dari gudang kami masih tersedia.

Estimasi waktu proses produksi hingga pengiriman gula dari perusahaan akan menargetkan sesuai dengan berapa banyak tebu yang diolah, serta lokasi pengiriman gula hingga menuju pabrik atau konsumen.